Rabu, 05 September 2012

Bumil bahagia bayi terhindar dari ashma


Menjalani kehamilan dengan hati gembira berpengaruh positif pada kesehatan calon buah hati. Penelitian menunjukkan, ibu hamil yang bahagia akan mengurangi risiko bayi menderita asma. Karena itu, wanita yang sedang berbadan dua dilarang stres.

Tak ada yang memungkiri, ibu dan janin yang dikandungnya memiliki ikatan yang tak mungkin dipisahkan. Hal ini berpengaruh pada seluruh aspek, baik yang berdampak positif maupun negatif. Salah satunya risiko asma pada bayi yang lahir dari ibu yang menderita stres atau depresi selama kehamilan.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah studi yang melibatkan 273 wanita berkulit hitam dan hispanik. Para peneliti menegaskan, hampir 70 persen anak yang lahir dari ibu yang mengalami stres dan depresi selama kehamilan akan menderita gangguan sesak napas sebelum si anak mencapai usia lima tahun.

Gejala asma pada umumnya batuk pada malam hari, menghasilkan suara seperti peluit saat bernapas, kesulitan bernapas, dan sering mengalami pilek. Para peneliti berpendapat, anak-anak dengan gejala-gejala tersebut mungkin menderita asma.

Hasil penelitian ini menambah daftar bukti yang menyatakan stres pada kehamilan berdampak negatif pada kesehatan anak. Sebelumnya, studi dari Harvard Medical School di Boston menyebutkan, ibu yang paling stres selama kehamilan adalah yang paling sering melahirkan bayi dengan risiko alergi dan asma paling tinggi.


Sumber : Lifemojo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar